Launching Buku Antologi Cerpen Guru, Suminto A. Sayuti: Membayar Lunas Hutang Kebudayaan

22 Juli 2025 superadmin 67

Launching Buku Antologi Cerpen Guru, Suminto A. Sayuti: Membayar Lunas Hutang Kebudayaan

Bantul (MTsN 9 Bantul)—Mendukung penuh gerakan literasi, guru-guru Bahasa Indonesia MTs Kabupaten Bantul menulis cerita pendek (cerpen) bertema “Kebhinekaan” yang diterbitkan menjadi sebuah antologi berjudul “Sandal Bapak”. Buku tersebut diterbitkan oleh Tim PKM Prodi Sastra Indonesia Departemen Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa, Seni, dan Budaya (FBSB) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).

 

Buku tersebut kemudian diluncurkan bersamaan dengan Pelatihan Publikasi Karya Sastra bagi Guru-Guru MTs Bantul di Rumah Makan Pondok Bakaran Manding, Bantul, Selasa (22/07/2025). Sastrawan sekaligus Guru Besar FBSB UNY, Suminto A. Sayuti, menyebut bahwa karya tersebut untuk membayar lunas hutang kebudayaan.

 

“Sastra dan bahasa adalah rumah kemanusiaan kita. Siapa pun yang membaca cerpen-cerpen di buku ini akan memetik nilai darinya,” ungkap Suminto.

 

Sementara itu, Else Liliani, dosen Sastra Indonesia FBSB UNY, menjelaskan buku antologi “Sandal Bapak” berisi 31 cerpen karya guru-guru Bahasa Indonesia MTs di Bantul. Ketigapuluh satu cerpen tersebut membahas isu yang sama, yaitu kebhinekaan.

 

Ia mengatakan, judul buku ini merupakan salah satu cerpen yang termuat di dalamnya. “Sandal Bapak” karya Andrian Eka Saputra, guru MTsN 9 Bantul, berbicara tentang kritik tajam bagaimana seorang pemimpin yang kadang membagikan sesuatu kepada orang dengan harapan mereka akan memilihnya—sesuatu yang belum tentu dibutuhkan atau paling tidak ditanyakan terlebih dahulu.

 

Kegiatan peluncuran buku ini mendapat apresiasi dari Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul, Ahmad Musyadad. Menurut Musyadad, kegiatan ini telah memenuhi aspek berdampak. Guru tidak hanya mengikuti pelatihan, tetapi menghasilkan karya. (and)